Seperti yang kita ketahui dengan adanya bencana virus covid-19. Bagi yang telah memiliki NPWP, pajak menjadi kewajiban bagi  kita semua untuk menyampaikan laporan pajak atau yang biasa dikenal dengan Surat pemberitahuan (SPT) tiap tahunnya. Batas waktu Laporan Pajak kian mendekati garis finish yaitu akhir bulan Maret untuk Orang pribadi dan Akhir bulan April untuk Perusahaan. Laporan pajak secara online pun dilakukan saat ini. kita semua perlu berfokus pada pelaporan Pribadi kita masing-masing. dilansir dari corona.jakarta.go.id, per 14 maret pukul 19.00 wib.

Setiap bulan maret sampai april menjadi kewajiban kita untuk membayar pajak dan mengunjungi Kantor-Kantor pajak terdekat. Tidak lain untuk menyelesaikan proses pelaporan, masih banyak yang  datang dengan kekhawatiran dan tanpa informasi. Kekhawatiran yaitu kalo tidak melapor akan ada sanksi dan tanpa informasi seperti ketidaktahuan bahwa pelaporan pajak dapat dilakukan secara Online. dimanapun dan kapanpun atau lebih dikenal dengan istilah E-filing (electronic filing). Namun tetap saja banyak orang yang menyempatkan untuk datang ke kantor-kantor pajak terdekat. Langkah preventif yang cukup benar untuk dilakukan namun tidak tepat bila terus dibiarkan, karena menjadi tidak efisien dan tidak efektif.

Virus covid-19 merupakan virus yang cepat menular dan sangat mematikan, Tidak ada yang bisa menjamin disekitar kita masih sehat-sehat saja, langkah terbaik yang harus dilakukan yaitu mengurangi kontak dengan siapa saja dan rajin membersihkan diri. Pusat keramaian, tempat-tempat berkumpul tentu menjadi hal yang harus dibatasi untuk dikunjungi termasuk kantor pajak.

pelaporan pajak secara Online atau E-filing merupakan solusi alternatif pelaporan pajak serta meminimalisir kemungkinan terkena wabah Corona.  Dan saat ini semua orang bisa lebih mudah untuk laporan pajak hanya dengan masuk ke laman djponline.pajak.go.id kita sudah bisa menyelesaikan kewajiban pelaporan masing-masing. Perlu diketahui para Wajib Pajak harus memiliki akun terlebih dahulu atau melakukan registrasi untuk bisa menggunakan laman tersebut. Jika di media sosial hanya perlu memasukkan nomor handphone atau email untuk registrasi, maka dalam djponline.pajak.go.id, Wajib Pajak perlu  memasukan nomor identitas e-filing mereka atau lebih dikenal dengan istilah EFIN (electronic filing identification number).