PALU – Tim senior basket pelajar, ABSA dari SMA 1 Palu, bakal mempertahankan tradisi juara bertahan pada kejuaraan basket antarmahasiswa dan pelajar STIE Cup VIII. Kemarin (18/12), pada partai semifinal, tim asuhan Isman itu membekuk SMA 4 Palu 38-11. Ketangguhan ABSA atas SMA 4 terasa menonjol karena sejak dari kuarter pertama, ABSA unggul poin.
Isman mengakui kemudahan melawan SMA 4 utamanya soal stamina. “ABSA unggul stamina pada pertandingan kemarin,” ujarnya usai pertandingan. Menurutnya, dalam membentuk fisik dan skill pemain basketnya, formula latihan mengacu pada porsi latihan mahasiswa. Karenanya, dua kuarter tersisa, ABSA tak kesulitan menghadapi tekanan SMA 4. Justru, tekanan itu makin membuat ABSA mudah melancarkan serangan balik. ABSA mengandalkan lima pemain Angga, Alwin, Basri, Yoga (kapten) dan Iwan. Dan lima pemain cadangan yang bakal disiapkan.
ABSA yang mengantongi juara bertahan STIE CUP 2007 tingkat pelajar, bakal bertekad mempertahankan juara bertahannya pada final malam ini yang dilangsungkan di lapangan basket Taman GOR Palu. “Insya Allah, target kami menang pada partai final malam ini,” ujar Isman.
Sementara itu di tingkat mahasiswa, STIE Cup VIII rupanya milik Universitas Tadulako. Dua tim Untad lolos Fakultas Hukum dan Ekonomi lolos ke final. Pertandingan pertama, Fakum menjadi “kanibal” dengan menyingkirkan kompatriotnya FISIP, melalui partai yang ketat 62-54. Fakum diperkuat pebasket Amar, Bonda, Sandi, Gatra dan Wisnu serta, Tito, Ryan dan Aib. Sementara FISIP diperkuat Indra, Irwansyah, Akmal, Neza, Munir, Ikbal, Hendri, Afit dan Aan.
Lolosnya Fakum ke final dibayangi Fekon setelah menghajar STMIK Bina Mulia 46-22.
Kejuaraan basket STIE Cup yang disponsori perushaan air minum Avita dan Joe Jus, berlangsung sportif. Ketua Panitia Hengky, bangga atas kedewasaan pebakset baik tingkat pelajar maupun mahasiswa.
Hengky menambahkan, STIE Cup saat ini masuk dalam agenda tetap per tahun kampus STIE Panca Bhakti Palu. Serta masuk dalam kalender tetap Pengprov Perbasi Sulteng. (bar)